Breaking News

Membangun Kompetensi Kewirausahaan Mahasiswa

Kompetensi yang dibangun dalam konsep kewirausahaan adalah kemampuan mahasiswa mencetuskan ide atau gagasan yang dituangkan ke dalam rencana usaha (business plan). Dalam menyusun business plan diperlukan sub-sub kompetensi antara lain bagaimana mencetuskan ide bisnis, membangun visi, misi, tujuan, dan sasaran usaha, kemampuan menganalisis pasar yang mencakup tahap segmentasi pasar, pemilihan target-target pasar, memposisikan brand/produk di pasar sasaran, melakukan analisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman (SWOT analysis), melakukan forcasting atau perkiraan industri, tingkat pertumbuhan pasar, arah perkembangan pasar, tingkat profitabilitas pasar, analisis persaingan, menyusun rencana pemasaran, menyusun renaca keuangan bisnis, sampai kepada kemampuan memanfaatkan platform digital dalam menjalankan kegiatan bisnisnya. Era insustri 4.0 yang antara lain ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (baca: digital way) turut memberi peluang yang sangat luas bagi pelaku usaha (entrepreneur) dalam menjalankan kegiatan bisnisnya. Mahasiswa sebagai generasi muda mandiri yang dibangun dan disiapkan sikap mental dan pola pikirnya oleh Politeknik Pos Indonesia diarahkan memiliki kemampuan mengkolaborasi kompetensi kewirausahaan dengan kompetensi dan wawasan ICT (Information, Communication, Technology). 

Mengingat konsep pengembangan jiwa kewirausahaan adalah proses meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mahasiswa sebagai generasi muda calon pelaku usaha, maka berbagai program pengembangan kompetensi kewirausahaan di Politeknik Pos Indonesia perlu dilakukan, dan dengan langkah ini diharapkan praktek dalam menjalankan bisnis atau usaha baru dibuat menjadi lebih baik. Pada tingkat yang lebih luas, ini membuat ruang untuk pekerjaan dan meningkatkan ekonomi bisnis atau negara.