Breaking News

Acara Pembukaan Webinar Series Part 1 : Kewirausahaan dan Digitalpreneur

Direktur Politeknik Pos Indonesia, Dr. Ir. Agus Purnomo, MT

REVOLUSIMENTAL.POLTEKPOS.AC.ID, BANDUNG -  Hari ini (5/12) Direktur Politekik Pos Indonesia, Dr. Ir. Agus Purnomo, MT. membuka event webinar series bertema “Strategi Transformasi Digital Untuk Penguatan Business Plan di Era Adaptasi Kebiasaan Baru”. Acara ini merupakan pembukaan dari rangkaian kegiatan pelatihan daring dan kompetisi yang dikemas dalam webinar series dan akan diselenggarakan selama 7 hari yang diakhiri dengan event kompetisi business plan pada tanggal 14 Desember 2020..

Dalam sambutannya, Agus Purnomo menyampaikan ucapan selamat sekaligus terima kasih kepada para peserta yang hadir, terdiri dari para dosen dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Tidak kurang dari 173 peserta yang hadir untuk mengikuti acara di hari pertama webinar series ini.

Agus Purnomo mengungkapkan pentingnya memperluas jangkauan implementasi  business plan melalui digitalisasi. Melalui teknologi platform yang dijalankan, pelaku bisnis akan dimudahkan untuk terhubung ke  ekosistem digital sehingga hasil kinerjanya lebih terukur, dari sini mereka akan memiliki akses pasar yang lebih luas.

“Digitalisasi sebagai driver pada business plan akan memberikan porsi penguatan untuk meluaskan jangkauan implementasi dan operasionalnya” tambahnya disela-sela sambutan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua pelaksana, Dr. Prety Diawaty, MM., menyatakan harapannya bahwa era new normal adalah momentum untuk berubah. Masa pandemi terjadi perubahan pola masyarakat dari offline ke online.Perubahan pola seharusnya diikuti pelaku Usaha agar dapat bertahan hidup, serta bisa berkembang sehingga mampu menghadapi krisis. Hal ini selaras dengan tema acara ini yang berfokus pada transformasi digital pada business plan.

Sebagai informasi, acara webinar series ini adalah kegiatan pelatihan dan kompetisi daring yang diselenggarakan oleh politeknik pos Indonesia bekerjasama dengan Forum Rektor Indonesia (FRI) dan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan melalui Program Hibah Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM). Program hibah yang dikompetisikan ini,  pihak FRI sebagai penyelenggara telah menerima 62 proposal dari 27 perguruan tinggi negeri dan swasta. Dari hasil penilaian, hanya 17 proposal Perguruan Tinggi yang disetujui untuk didanai. Salah satunya adalah Politeknik Pos Indonesia.

Kontributor : Yusril Helmi Setyawan